Senin, 09 Juli 2018

Tugas 3 Softskill Komunikasi Bisnis

Edit Posted by with 1 comment


Perencanaan dan Persiapan Rapat

Rapat adalah pertemuan antara sejumlah orang atau kelompok untuk membicarakan sesuatu masalah. Rapat merupakan suatu alat komunikasi langsung antara pimpinan kantor dengan stafnya. Rapat sering diselenggarakan oleh banyak instansi atau perusahaan. Jadi, rapat (conference atau meeting) merupakan pertemuan antara para anggota lingkungan instansi atau perusahaan untuk merundingkan atau menyelesaiakan suatu masalah yang menyangkut kepentingan bersama.

Dalam rangka menyelenggarakan rapat, ada beberapa prinsip dasar yang dapat dijadikan pedoman atau pegangan dalam mempersiapkannya, biasanya kita menyebutnya dengan istilah 5W+1H, yaitu sebagai berikut :

- Why? Mengapa rapat perlu diselenggarakan? Hal ini untuk menentukan urgensi dari rapat tersebut. 
What? Apa masalah yang akan dibicarakan dalam rapat? Hal ini untuk mempersiapkan agenda rapat. 
- Who? Siapa saja yang akan diundang dalam rapat tersebut? Hal ini untuk menentukan peserta rapat yang diundang.
- Where? Di mana rapat akan diselenggarakan? Hal ini untuk menentukan tempat penyelenggaraan rapat. 
When? Kapan rapat akan diselenggarakan? Hal ini untuk menentukan hari, tanggal dan waktu rapat akan diselenggarakan. 
- How? Bagaimana rapat akan diselenggarakan ? hal ini untuk menentukan apakah rapat tersebut akan diselenggarakan secara berkala atau hanya satu kali, tertutup atau terbuka, dengan bahan rapat yang dibagikan terlebih dahulu, atau dengan menggunakan LCD projector, tape, video dan alat lainnya.

Adapun hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum memulai rapat adalah:

1. Membuat Agenda Rapat dan Susunan Acara Rapat.
Agenda rapat adalah daftar yang berisi pokok-pokok permasalahan yang akan dibicarakan dalam suatu rapat. Sedangkan susunan acara rapat adalah rincian atau penjabaran lebih lanjut dari topik-topik dalam agenda rapat. Sekretaris harus memastikan terlebih dahulu acara yang akan diadakan atau dilaksanakan pada suatu rapat dengan mengkonsultasikan terlebih dahulu kepada pimpinan rapat. Susunan acara rapat tersebut harus sistematis.

2. Menentukan Peserta Rapat
Dari agenda rapat yang telah ditentukan maka dapat memastikan peserta rapat yang akan diundang. Setelah itu sekretaris mengkonsultasikan kembali kepada pimpinan rapat apakah ada penambahan atau pengurangan peserta rapat.

3. Membuat Undangan Rapat
Surat undangan adalah surat pemberitahuan yang sifatnya mengharapkan kehadiran seseorang untuk berpartisipasi dalam suatu acara tertentu di tempat dan pada waktu tertentu. Waktu pengiriman undangan hendaknya jangan terlalu lama dari penyelenggaraan atau pelaksanaan rapat. Undangan tersebut hendaknya dikirimkan satu minggu sebelum rapat dilaksanakan.

4. Membuat Daftar Hadir Rapat
Daftar hadir digunakan untuk mengetahui jumlah peserta yang datang, untuk mengetahui jumlah sistem yang harus dipersiapkan seperti: konsumsi, kursi, serta sebagai bahan penyusunan notula rapat dan sebagai dokumentasi.

5. Mempersiapkan Bahan untuk Rapat
Bahan rapat yang perlu disiapkan berupa agenda rapat, notula/hasil rapat yang lalu, bahan-bahan yang akan dibicarakan dalam rapat.

6. Mempersiapkan Peralatan dan Perlengkapan Rapat
Peralatan dan perlengkapan yang harus dipersiapkan antara lain whiteboard, spidol, penghapus, flip chart, LCD proyektor, sound system, map, block note serta bolpoinnya, laptop atau komputer.

7. Mempersipkan Ruang Rapat
Hal-hal yang harus dipersiapkan dalam ruang rapat sebagai berikut : cahaya yang diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan luas ruangan, ventilasi udara yang sejuk agar ruangan tidak terlalu panas, pengaturan tempat duduk yang harus disesuaikan dengan jumlah peserta dan luas ruangan.

8. Akomodasi atau Penginapan
Bila rapat dilakukan lebih dari satu hari biasanya para peserta akan menginap pada suatu tempat, untuk itu sekretaris harus mengatur pemilihan tempat yang cocok untuk penginapan.

9. Transportasi
Jika rapat tidak diadakan dalam kantor tentunya sekretaris harus mempersiapkan transportasi untuk peserta rapat.

10. Konsumsi
Konsumsi rapat berupa makanan ringan (snack) atau makanan berat untuk para peserta rapat harus disiapkan agar para peseta rapat nyaman dalam mengikuti kegiatan rapat. Jika pelaksanaan rapat lebih dari satu hari, variasi makanan juga harus diperhatikan. Hal ini akan berdampak pada motivasi peserta dalam mengikuti rapat. Konsumsi berupa makanan dan minuman dapat disajikan dengan cara sebagai berikut :
1. Disajikan sebelum peserta rapat dududk.
2. Disajikan selama rapat berlangsung.
3. Disajikan pada waktu istirahat dengan cara mengambil sendiri.
4. Disajikan secara kombinasi. Pada awal rapat telah tersedia minuman dan saat istirahat para peserta rapat mengambil sendiri makanan dan minuman di tempat yang telah ditentukan.

A. Cara menyampaikan pendapat dalam rapat

1. Jadilah Pendengar yang Baik
Simak semua materi dan pembicaraan dalam rapat. Sebisa mungkin dengarkan setiap pendapat yang disampaikan oleh peserta rapat. Dengan demikian anda dapat menyusun respon yang relevan dan tidak keluar dari topik bahasan rapat. Fokuslah terhadap rapat yang anda ikuti, agar anda tidak perlu bersikap pasif. Sikap aktif anda diharapkan dalam menjadi kontribusi yang baik dalam tujuan rapat.
2. Jangan Takut Untuk Menyampaikan Ide
Tak ada salahnya anda menyampaikan sebuah ide kreatif dalam rapat, namun tetap sesuaikan dengan alur topik dalam materi rapat. Jangan takut dan malu mengemukakan pendapat atau ide anda. Namun jangan sampaikan ide atau pendapat yang keluar jalur materi dalam rapat, atau bersifat abstrak.
3. Singkat, Padat, Jelas dan Berisi.
Gunakan gaya bicara yang menggunakan bahasa yang baik dan tidak bertele-tele. Sampaikan segala sesuatu dengan singkat, padat, jelas, berisi dan mudah dipahami oleh peserta rapat. Jangan berbicara terlalu cepat atau terlalu lirih, agar semua peserta rapat dapat mendengar yang anda sampaikan.
4.  Melatih dan Mengasah Kemampuan Diri
Semakin anda sering mengikuti rapat, maka anda semakin terbiasa menghadapi rapat. Maka anda dapat semakin melatih dan mengasah kemampuan diri untuk berbicara di dalam rapat khususnya, dan di depan orang banyak pada umumnya.
5. Kemampuan Mengendalikan Ego dan Emosi
Perdebatan atau perbedaan pendapat dapat terjadi dalam sebuah rapat. Usahakan agar anda mampu mengendalikan ego dan emosi dalam diri anda. Jangan mudah terpancing oleh suasana yang justru dapat menyudutkan anda atau orang lain. Perhatikan kesempatan yang tepat, kapan saat yang baik untuk membuka dan menyampaikan segala sesuatu yang ingin anda sampaikan dalam sebuah rapat. Dan cobalah untuk tetap dapat menghargai pendapat atau masukan dari orang lain.

Cara memimpin rapat yang baik

1. Membuka rapat dengan baik
Dalam tahapan ini pemimpin rapat bisa membuka kegiatan rapat dengan memberikan salam, menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya rapat.

2. Memastikan setiap agenda dapat dilaksanakan dengan baik
Sebagai pemimpin rapat harus memastikan juga bahwa semua agenda yang akan disajikan dalam rapat dapat dilaksanakan dengan baik dan terstruktur.

3. Memastikan anggota memperoleh kesempatan yang sama dalam berpendapat
Salah satu tujuan umum rapat adalah untuk mengambil sebuah keputusan atau penyelesaian sebuah masalah. Untuk itu kita sebagai pemimpin rapat harus memastikan  
bahwa setiap anggota rapat memperoleh hak yang sama untuk berpendapat.

4. Memastikan tidak ada salah seorang anggota yang mendominasi diskusi
Hal yang paling umum terjadi dalam rapat adalah munculnya satu atau beberapa pihak yang mendominasi diskusi. Hal ini sering kali membuat pemimpin rapat kewalahan,  terlebih jika orang yang mendominasi diskusi adalah orang yang dianggap memiliki kompetensi atau wewenang tertentu. Ini jelas harus dikendalikan. Sebagai pemimpin kita harus tahu kapan kita menghentikan seseorang dalam berbicara kalau dirasa ia ingin mendominasi. Dalam hal ini keberanian dan ketegasan sangat diperlukan.

5. Memaparkan keputusan yang telah diambil
Jika sudah final maka pemimpin rapat harus membuat keputusan dan memaparkan hasil keputusan yang diambil dalam rapat. Setiap keputusan yang diambil pastikan adalah keputusan yang paling baik dan bijak untuk kesejahteraan semua anggota. Supaya tidak menimbulkan ketidakpuasan pada beberapa anggota yang kurang setuju dengan keputusan yang diambil pastikan kita sudah memaparkan alasan kenapa keputusan itu diambil.


Daftar pustaka




Sabtu, 02 Juni 2018

Tugas 2 Softskill Komunikasi Bisnis

Edit Posted by with 6 comments

Contoh Iklan



1.Iklan Bukalapak  



Bukalapak merupakan salah satu pasar  (online marketplace) terkemuka di Indonesia (biasa dikenal juga dengan jaringan tokodaring ) yang dimiliki dan dijalankan oleh PT. Bukalapak. Seperti halnya situs layanan jual - beli daring (online) dengan model bisnis customer-to-customer (C2C), Bukalapak menyediakan sarana penjualan dari konsumen-ke-konsumen di mana pun. Siapa pun bisa membuka toko daring untuk kemudian melayani calon pembeli dari seluruh Indonesia baik satuan ataupun dalam jumlah banyak. Pengguna perorangan ataupun perusahaan dapat membeli dan menjual produk, baik baru maupun bekas, seperti sepeda, ponsel, perlengkapan bayi, gawai (gadget), aksesori gawai, komputer, sabak (tablet), perlengkapan rumah tangga, busana, elektronik, dan lain-lain.
Bukalapak memiliki program memfasilitasi para UKM untuk melakukan transaksi jual beli secara online. mempermudah UKM dalam menjual produk-produk yang mereka miliki tanpa harus memiliki toko offline. Untuk yang telah memiliki toko offline, Bukalapak mengharapkan dengan adanya situs tersebut dapat membantu meningkatkan penjualan toko offline tersebut.
Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky pada awal tahun 2010 sebagai divisi agensi digital bernama Suitmedia[2] yang berbasis di Jakarta. Namun, Bukalapak baru berstatus sebagai sebuah Perseroan Terbatas (PT) pada September 2011 dan dikelola oleh manajemen yang dipimpin oleh Achmad Zaky sebagai CEO (Chief Executive Office) dan Nugroho Herucahyono sebagai CTO (Chief Technology Officer)..
Pada bulan Maret 2014, Bukalapak mengumumkan investasi oleh Aucfan, IREP, 500 Startups, dan GREE Ventures.[7] Tidak berselang lama dari pemberitaan tersebut, di tanggal 18 Maret 2014 Bukalapak pun meluncurkan aplikasi seluler untuk Android. Aplikasi yang dikenal dengan mobile Bukalapak tersebut diciptakan khusus untuk para penjual untuk mempermudah penjual dalam mengakses lapak dagangannya dan melakukan transaksinya melalui smartphone. Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan 3 Juli 2014, applikasi tersebut telah didownload oleh lebih dari 87 ribu user Bukalapak.

2. Iklan Vit (Air Mineral)


VIT adalah sebuah merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PT Tirta Investama di Indonesia. Mulai diproduksi sejak tanggal 16 November 1982 dan awalnya dimiliki oleh PT Varia Industri Tirta. Pada tanggal 17 Juli 1987 kepemilikan PT Varia Industri Tirta beralih kepada Tirto Utomo. Sebelas tahun kemudian, setelah melakukan merger dengan PT Varia Industri Tirta, PT Tirta Investama menjadi pemilik merek VIT
Sebagai salah satu merek air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia, VIT meluncurkan logo baru sebagai bagian dari strategi untuk mengikuti dinamika pasar yang terus tumbuh di Indonesia. Selain itu, peluncuran logo baru ini sekaligus langkah perusahaan agar lebih relevan dengan konsumen, khususnya mereka yang sedang mengalami transisi kehidupan.
Selain meluncurkan kembali mereknya, VIT juga menampilkan slogan baru yang berbunyi 'Lepasin aja'. Slogan ini dimaknai sebagai ajakan untuk mengambil jeda sejenak di tengah tantangan hidup sehari-hari. Slogan ini ditujukan kepada kalangan anak muda yang berusia 20 tahun hingga 29 tahun.
3. Iklan Shampo Lifebuoy




William Hesketh Lever merupakan seseorang yang meluncurkan Mylintas-Lifebuoy pada tahun 1894 di Inggris sebagai sabun disinfektan.
Kemudian Lever berkembang di kawasan industri Bolton, Lancashire yang merupakan tipikal kota di Inggris pada era revolusi industri dimana ribuan penduduk yang tinggal di kawasan kumuh tersebut terserang wabah penyakit.
Wabah tifus, disentri dan penyakit kuning berjangkit dimana-mana dan angka kematian bayi sangat-sangat tinggi.

Lifebuoy shampoo adalah barang dari Unilever yang menyediakan 3 macam varian shampoo sesuai dengan kebutuhan anda:

1. Lifebuoy strong and shinny (ditujukan untuk membuat rambut lebih kuat dan berkilauan




2. Lifebuoy anti Dandruff (ditujukan untuk rambut yang ketombean)



3. Lifebuoy anti Hairfall (ditujukan yang mengalami rambut rontok)










Minggu, 01 April 2018

Tugas 1 Softskill Komunikasi Bisnis

Edit Posted by with No comments
KOMUNIKASI BISNIS

Menurut Djoko Purwanto, “komunikasi bisnis merupakan komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencangkup berbagai macam bentuk komunikasi, Baik itu verbal maupun non-verbal guna mecapai suatu tujuan tertentu.  Komunikasi verbal merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui lisan dan tulisan. Sedangkan komunikasi non-verbal merupakan suatu proses komunikasi atau penyampaian pesan maupun informasi yang disampaikan oleh seseorang kepada orang lain tanpa adanya suatu ucapan atau kata – kata, akan tetapi caranya menggunakan gerakan atau  isyarat. Oleh karena itu, komunikasi bisnis lebih ditekankan pada komunikasi verbal.  

A.  Tujuan Komunikasi Bisnis

1. Memberi Informasi
Tujuan pertama dalam komunikasi bisnis adalah memberikan informasi seputar dunia bisnis terhadap pihak lain.
2. Memberi Persuasi
Tujuan kedua dalam komunikasi bisnis adalah memberikan pesuasi, Persuasi diberikan kepada pihak lain agar apa yang disampaikan bisa dipahami dengan benar.
3. Melakukan Kalaborasi
Tujuan ketiga dalam komunikasi bisnis adalah melakukan kalaborasi atau kerja sama dengan pihak lain mempermudah seseorang dalam melakukan kerja bisnis.

B. Manfaat Komunikasi Bisnis

Manfaat komunikasi bisnis terbagi menjadi dua yaitu manfaat internal eksternal.
1.     Manfaat Eksternal
Menjalin komunikasi bisnis yang baik dengan pihak ketiga akan berdampak positif dengan keberhasilan bisnis dan upaya membangun citra perusahaan di mata masyarkat.
2.     Manfaat Internal
Komunikasi yang efektif di dalam perusahaan dapat menunjang karir eksekutif perusahaan. beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam mempromosikan suatu jenjang karir eksekutif supaya proses komunikasi berjalan dengan baik yaitu:
  • Kemampuan manajemen
  • Memiliki ambisi untuk maju
  • Kepercayaan diri
  • Kemampuan bekerja keras
  • Kemampuan mengambil keputusan yang tepat
  • Latar belakang akademis
  • Kemampuan berkomunikasi efektif
  • Berpenampilan menarik
C. Unsur Unsur Komunikasi Bisnis

Dalam komunikasi bisnis terdapat enam (6) unsur pokok, yaitu sebagai berikut :
1.     Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
2.     Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lebih yakni komunikator dan komunikan.
3.     Gagasan, opini, informasi, dan instruksi, merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
4.     Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka. Menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
5.     Menggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
6.     Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.

Komunikasi Bisnis Antara Perusahaan dengan Supplier

A.   SURAT PENAWARAN BARANG

Balunijuk 15 September 2014
Kepada Yth,
PT.  SUKA
Di – Pangkal Pinang
No       : 012/PNWRN/2014
Hal      :  Penawaran Barang
Lampr :  1 Berkas
Dengan Hormat,
Dengan surat ini kami bermaksud memperkenalkan perusahaan kami PT. Baskara Jaya  yang beralamat di Jl. UBB no 5 Balunijuk.  Kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang aksesoris dan telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan ternama di  kota - kota besar di Indonesia. Sesuai informasi yang kami peroleh, PT. Suka  adalah perusahaan yang menjual berbagai produk aksesoris yang sedang berkembang pesat dan membutuhkan pasokan aksesoris dengan harga bersaing
Sehubungan dengan hal itu kami bermaksud mengajukan penawaran untuk menjadi pemasok barang aksesoris di perusahaan yang Bapak kelola. Harapan kami penawaran ini dapat terwujud dalam bentuk kerjasama sehingga dapat menguntungkan kedua elah pihak. Sebagai bahan perbandingan silahkan Bapak lihat di lampiran yang berisikan daftar harga produk aksesoris yang kami sediakan. Jika perusahaan Bapak berminat kami siap melakukan pembicaraan lebih lanjut.
Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami sampaikan banyak terimakasih

Hormat Kami

PT. Baskara Jaya


Komunikasi Bisnis Antara Perusahaan dengan Investor

B.   SURAT PERMINTAAN INVESTASI

Nomor Surat :
Lampiran : Skema Investasi & Company Profile
Perihal : Penawaran Investasi
Kepada Yth.
Bpk. Ayub Idrus
Di Tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Dengan hormat,
PT Bangun Persada Semesta merupakan salah satu perusahaan pengembang sektor properti sejak tahun 2009. Dimulai dari pengembangan rumah skala kecil dan menengah yaitu perumahan Puri Duren Asri 2, 3, 4, Perumahan Woodhill Residence, Perumahan Jatiasih Greenwood Residence, sampai dengan rumah dengan skala besar seperti Rumah 7@east bintaro dan Ruko Kalimalang Plaza.
Bersama surat penawaran ini kami dengan bangga akan mengelola Investasi Bpk. pada proyek- proyek kami yang On-Progress. Berikut Kami lampirkan skema investasi yang kami tawarkan.

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Suryono Saputra, SP.
Direktur


Komunikasi Bisnis Antara Perusahaan dengan SDM

A.   SURAT PERINTAH ATASAN KEPADA BAWAHAN

No.16/645/DSta/DSSR/pg                                   PangkalPinang, 15 September 2014
Kepada
Aryadi Baskara K
Pangkal Pinang
           
 Perihal : Surat Perintah Kerja
           Dalam rangka kegiatan survey Bank Indonesia Tahin 2014 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VII, dengan ini menugaskan kepada Saudara untuk melakukakan pengumpulan data di lapangan dengan jumlah responden sebanyak 25 orang setiap bulan. Untuk pelaksanaan pengumpulan data tersebut, saudara wajib memenuhi persyaratan dan ketentuan sebagaimana yang terlampir dari Surat Perintah Kerja ( SPK ) ini.
Sebagai tanda persetujuan saudara, hendaknya saudara menandatangani tembusan SPK ini melalui Materai Rp.6.000 serta memaraf halaman lampiran dan mengembalikannya kepada kami selambat-lambatnya 3 hari setelah diterimanya surat ini.
Bilaman sesudah jangka waktu tersebut saudara tidak mengembalikan tembusan surat kepada kami, maka kami dapat membatalkan SPK ini.
 Demikian agar mendapat perhatian saudara.

KANTOR PERWAKILAN
BANK INDONESIA WILAYAH VII
Kepala Tim
Rosman

                                    Asisten Direktur




 DAFTAR REFERENSI




Minggu, 19 November 2017

Kerangka Berpikir Dalam Membina Relasi Untuk Kerjasama Usaha

Edit Posted by with No comments
Kerangka Berpikir Dalam Membina Relasi Untuk Kerjasama Usaha


Upaya membina relasi dibedakan dengan 2 cara, yaitu secara antar individu dan antar tim/kelompok/organisasi. 

 1. Individu      


  • ·         Kebutuhan

Setiap orang pasti punya kebutuhan. sebelum membentuk relasi, ada pentingnya untuk melihat apa yg menjadi kebutuhan kita, misalnya kita membutuhkan relasi untuk mengetahui informasi berbisnis, dll. 
  • ·         Komunikasi 

Suatu hubungan diperlukan komunikasi yg baik, agar informasi yg kita terima dan kita berikan dapat mudah dimengerti, bisa dengan cara berbicara yg tidak bertele tele, saling bertukar informasi, saling bertanya satu sama lain, jangan menggunakan sistem informasi satu arah, topik yg dibicarakan juga tidak selalu harus tentang bisnis, bisa tentang latar belakang seseorang agar kita lebih mengenal satu sama lain. 
  • ·         Pandangan berbisnis

Jika pandangan berbisnis dua individu baik dan searah, maka akan tercipta hubungan yg baik, tidak bertolak belakang dan cenderung tujuannya hampir sama. 
  • ·         Waktu

Kita harus berusaha meluangkan waktu untuk berkomunikasi agar komunikasi tidak terputus sehingga hubungan menjadi renggang. 

2. Tim/kelompok/organisasi

  • ·         Tujuan usaha kelompok

Sebelum membentuk relasi, kita harus mengetahui tujuan usaha organisasi kita dan organisasi partner kita, jika mempunyai tujuan yg sama maka akan berpotensi menciptakan hubungan yg baik antar organisasi. 
  • ·         Strategi usaha organisasi 

Strategi usaha sangat penting organisasi, jika menggabungkan strategi antar kelompok maka berpotensi dapat menimbulkan strategi yg lebih tepat lagi. 
  • ·         Dampak bagi organisasi

Kita harus mengetahui dampak apa yg akan terjadi pada organisasi kita jika membentuk relasi, jika mengarah ke hal positif atau sama sama memiliki keuntungan, maka hubungan antar kelompok akan baik. Misalnya tidak berniat untuk merugikan kelompok lain dan lebih mementingkan kelompok sendiri. dan sebaliknya, jika membentuk relasi dapat berdampak ke hal yg negatif maka hubungan antar kelompok akan memburuk. 

Sabtu, 21 Oktober 2017

STRUKTUR ANGGARAN ( ANALISIS KEUANGAN )

Edit Posted by with No comments
STRUKTUR ANGGARAN ( ANALISIS KEUANGAN )

Pelangi Batik Jumputan


·         Modal Usaha
Modal                                                             Rp 1.538.500

·         Perincian Biaya
Laporan keuangan berupa biaya produksi dan biaya operasional, laba rugi, perubahan modal, arus kas dan neraca bulan Oktober 2017 – Januari 2018. 


Tabel 5.1
Pelangi Batik Jumputan
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan Oktober  2017

·         Biaya Produksi Bulan Oktober 2017

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Bahan Baku




Kain Mori
    15 Meter
Rp              13.500
Rp            202.500

Busa Angin
10 Meter
Rp              12.000
Rp            120.000

Resleting
1 Rol
Rp              85.000
Rp              85.000 

Pewarna




Indigosol
8 Pcs
Rp              12.000
Rp              96.000

Naptol
12 Pcs
Rp              10.000
Rp            120.000

Minyak Tanah
20 Liter
Rp              15.000
Rp            300.000

Total Biaya Bahan Baku


Rp            923.500





2
Biaya Penolong




Pita Perekat
2 Meter
Rp              35.000
Rp              70.000

Benang Wol
8 Meter
Rp                2.000
Rp              16.000

Karet Gelang
1 Plastik
Rp                8.000
Rp                 8.000

Tali Rafia
2 Meter
Rp                2.000
Rp                 4.000

Total Biaya Penolong


Rp              98.000





3
Biaya Peralatan




Panci
1 Unit
Rp              25.000
Rp              25.000

Ember
2 Unit
Rp              10.000
Rp              20.000

Kayu Pengaduk
2 Unit
Rp                5.000
Rp              10.000

Kompor Minyak
1 Unit
Rp            100.000
Rp            100.000

Kelereng
16 Unit
Rp                    125
Rp                 2.000

Total Biaya Peralatan


Rp            157.000





4
Biaya Tenaga Kerja




Jasa Jahit
20 Unit
Rp                5.000
Rp            100.000

Total Biaya Tenaga Kerja


Rp            100.000






Total Biaya Produksi


Rp         1.278.500


·         Biaya Operasional Bulan Oktober  2017

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran

      


Label
20 Unit
Rp                1.000
Rp              20.000

Paket Internet
1 Bulan
Rp            135.000
Rp            135.000

Total Biaya Pemasaran


Rp            155.000





2
Biaya Administrasi dan Umum




Biaya Cetak Laporan
10 Lembar
Rp                    500
Rp                5.000

Total Biaya Administrasi dan Umum


Rp                5.000





3
Biaya Listrik dan Air




Biaya Listrik dan Air
1 Bulan
Rp            100.000
Rp            100.000

Total Biaya Listrik dan Air


Rp            100.000






Total Biaya Operasional


Rp            260.000







  • Harga Pokok Penjualan dan Harga Jual

Tas Batik Jumputan (20 Unit)
Jumlah
Biaya Produksi
Rp                                                                 1.278.500
Biaya Operasional
Rp                                                                    260.000
Total HPP
Rp                                                                 1.538.500
HPP/pcs
Rp                                                                       76.925
Laba 30%/pcs
Rp                                                                       23.078
Harga Jual/pcs
Rp                                                                    100.000

Tabel 5.2
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Laba Rugi
Bulan Oktober  2017

Keterangan
Jumlah
Total
Pendapatan

  
Pendapatan Tunai
Rp                        2.000.000

Total Pendapatan

Rp                        2.000.000
Biaya-Biaya


Total Biaya Produksi
Rp                        1.278.500

Total Biaya Operasional
Rp                            260.000

Pengembalian Dana Bergulir
Rp                            250.000

Total Biaya

Rp                        1.788.500
Laba Bersih

Rp                            211.500



Bagi Hasil Padai Batik Jumputan (75%)

Rp                            158.625
Bagi Hasil Gunadarma (25%)

Rp                              52.875


Tabel 5.3
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Perubahan Modal
Bulan Oktober  2017

Modal (Awal)

Rp                        1.538.500
Laba/Rugi
Rp                            158.625
           
Modal (Akhir)

Rp                        1.697.125



Tabel 5.4
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Arus Kas
Bulan Oktober  2017

Keterangan
Jumlah
Total
Aliran Kas dari Aktivitas Operasi

           
Aliran Kas Masuk


   Penerimaan Penjualan Tunai
Rp                        2.000.000

   Penerimaan Piutang Usaha


Jumlah

Rp                        2.000.000
Aliran Kas Keluar


   Biaya Bahan Baku
Rp                            923.500

   Biaya Penolong
Rp                              98.000

   Biaya Peralatan
Rp                            157.000

   Biaya Tenaga Kerja
Rp                            100.000

   Biaya Pemasaran
Rp                            155.000

   Biaya Administrasi
Rp                                5.000

   Biaya Listrik dan Air
Rp                            100.000

Jumlah

Rp                        1.538.500
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp                            461.500
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk


   Modal Gunadarma
Rp                        1.500.000

   Modal Padai Batik Jumputan
Rp                              38.500

Jumlah

Rp                        1.538.500
Aliran Kas Keluar


   Pengembalian Gunadarma
Rp                            250.000

   Pengembalian Laba ke Pihak Gunadarma
Rp                              52.875

Jumlah

Rp                            302.875
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp                        1.235.625
Kenaikan Kas Bersih Selama Periode September 2017

Rp                        1.697.125
Saldo Awal Kas 01 September 2017


Saldo Akhir Kas 30 September 2017

Rp                        1.697.125


Tabel 5.5
Pelangi Batik Jumputan
Neraca Awal
Bulan Oktober  2017

Aktiva
Passiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar           

Kas
Rp         1.381.500
Hutang Gunadarma
Rp         1.500.000
Total Aktiva Lancar
Rp         1.381.500
Total Hutang
Rp         1.500.000




Aktiva Tetap

Modal

Peralatan
Rp            157.000
Modal Anggota
Rp              38.500
Total Aktiva Tetap
Rp            157.000
Laba
Rp


 Total Modal
Rp              38.500




Total Aktiva
Rp        1.538.500
 Total Passiva
Rp        1.538.500

Tabel 5.6
Pelangi Batik Jumputan
Neraca Akhir
Bulan Oktober  2017

Aktiva
Passiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar           

Kas
Rp         1.540.125
Hutang Gunadarma
Rp         1.250.000
Total Aktiva Lancar
Rp         1.540.125
Total Hutang
Rp         1.250.000




Aktiva Tetap

Modal

Peralatan
Rp            157.000
Modal Anggota
Rp            288.500
Total Aktiva Tetap
Rp            157.000
Laba
Rp            158.625


 Total Modal
Rp            447.125




Total Aktiva
Rp        1.697.125
 Total Passiva
Rp        1.697.125





















Tabel 5.7
Pelangi Batik Jumputan
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan November 2017

·         Biaya Produksi Bulan November 2017

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Bahan Baku




Kain Mori
17 Meter
Rp              13.500
Rp            229.500

Busa Angin
12 Meter
Rp              12.000
Rp            144.000

Resleting
1 Rol
Rp              85.000
Rp               85.000

Pewarna




Indigosol
10 Pcs
Rp              12.000
Rp            120.000

Naptol
14 Pcs
Rp              10.000
Rp            140.000

Minyak Tanah
22 Liter
Rp              15.000
Rp            330.000

Total Biaya Bahan Baku


Rp         1.048.500





2
Biaya Penolong




Pita Perekat
2 Meter
Rp              35.000
Rp               70.000

Benang Wol
8 Meter
Rp                2.000
Rp               16.000

Karet Gelang
1 Plastik
Rp                8.000
Rp                 8.000

Tali Rafia
3 Meter
Rp                2.000
Rp                 6.000

Total Biaya Penolong


Rp            100.000





3
Biaya Tenaga Kerja




Jasa Jahit
22 Unit
Rp                5.000
Rp            110.000

Total Biaya Tenaga Kerja

              
Rp            110.000



         


Total Biaya Produksi

            
Rp         1.258.500




·         Biaya Operasional Bulan November 2017

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran

      


Label
22 Unit
Rp                1.000
Rp              22.000

Paket Internet
1 Bulan
Rp            135.000
Rp            135.000

Total Biaya Pemasaran


Rp            157.000





2
Biaya Administrasi dan Umum




Biaya Cetak Laporan
10 Lembar
Rp                    500
Rp                5.000

Total Biaya Administrasi dan Umum


Rp                5.000





3
Biaya Listrik dan Air




Biaya Listrik dan Air
1 Bulan
Rp            100.000
Rp            100.000

Total Biaya Listrik dan Air


Rp            100.000






Total Biaya Operasional


Rp            262.000

·         Harga Pokok Penjualan dan Harga Jual

Tas Batik Jumputan (22 Unit)
Jumlah
Biaya Produksi
Rp                                                                 1.258.500
Biaya Operasional
Rp                                                                    262.000
Total HPP
Rp                                                                 1.520.500
HPP/pcs
Rp                                                                       69.114
Laba 30%/pcs
Rp                                                                       20.734
Harga Jual/pcs
Rp                                                                    100.000






Tabel 5.8
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Laba Rugi
Bulan November 2017

Keterangan
Jumlah
Total
Pendapatan

  
Pendapatan Tunai
Rp                        2.200.000

Total Pendapatan

Rp                        2.200.000
Biaya-Biaya


Total Biaya Produksi
Rp                        1.258.500

Total Biaya Operasional
Rp                           262.000

Pengembalian Dana Bergulir
Rp                           250.000

Total Biaya

Rp                        1.770.500
Laba Bersih

Rp                            429.500



Bagi Hasil Padai Batik Jumputan (75%)

Rp                            322.125
Bagi Hasil Gunadarma (25%)

Rp                            107.375


Tabel 5.9
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Perubahan Modal
Bulan November 2017

Modal (Awal)

Rp                        1.697.125
Laba/Rugi
Rp                            322.125
           
Modal (Akhir)

Rp                        2.019.250










Tabel 5.10
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Arus Kas
Bulan November 2017

Keterangan
Jumlah
Total
Aliran Kas dari Aktivitas Operasi

           
Aliran Kas Masuk


   Penerimaan Penjualan Tunai
Rp                        2.200.000

   Penerimaan Piutang Usaha


Jumlah

Rp                        2.200.000
Aliran Kas Keluar


   Biaya Bahan Baku
Rp                        1.048.500

   Biaya Penolong
Rp                            100.000

   Biaya Tenaga Kerja
Rp                            110.000

   Biaya Pemasaran
Rp                            157.000

   Biaya Administrasi
Rp                                5.000

   Biaya Listrik dan Air
Rp                            100.000

Jumlah

Rp                        1.520.500
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp                           679.500
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk


   Modal Gunadarma


   Modal Padai Batik Jumputan


Jumlah


Aliran Kas Keluar


   Pengembalian Gunadarma
Rp                            250.000

   Pengembalian Laba ke Pihak Gunadarma
Rp                            107.375

Jumlah

Rp                            357.375
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp                         (357.375)
Kenaikan Kas Bersih Selama Periode September 2017

Rp                            322.125
Saldo Awal Kas 01 Oktober 2017

Rp                        1.697.125
Saldo Akhir Kas 31 Oktober 2017

Rp                        2.019.250



Tabel 5.11
Pelangi Batik Jumputan
Neraca Akhir
Bulan November 2017

Aktiva
Passiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar           

Kas
Rp         1.862.250
Hutang Gunadarma
Rp         1.000.000
Total Aktiva Lancar
Rp         1.862.250
Total Hutang
Rp         1.000.000




Aktiva Tetap

Modal

Peralatan
Rp            157.000
Modal Anggota
Rp            538.500
Total Aktiva Tetap
Rp            157.000
Laba
Rp            480.750


 Total Modal
Rp         1.019.250




Total Aktiva
Rp        2.019.250
 Total Passiva
Rp        2.019.250



















Tabel 5.12
Pelangi Batik Jumputan
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan Desember 2017

·         Biaya Produksi Bulan Desember 2017

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Bahan Baku




Kain Mori
26 Meter
Rp              13.500
Rp            351.000

Busa Angin
21 Meter
Rp              12.000
Rp            252.000

Resleting
1 Rol
Rp              85.000
Rp               85.000

Pewarna




Indigosol
17 Pcs
Rp              12.000
Rp            204.000

Naptol
16 Pcs
Rp              10.000
Rp            160.000

Minyak Tanah
25 Liter
Rp              15.000
Rp            375.000

Total Biaya Bahan Baku


Rp         1.427.000





2
Biaya Penolong




Pita Perekat
2 Meter
Rp              35.000
Rp               70.000

Benang Wol
8 Meter
Rp                2.000
Rp               16.000

Karet Gelang
1 Plastik
Rp                8.000
Rp                 8.000

Tali Rafia
5 Meter
Rp                2.000
Rp               10.000

Total Biaya Penolong


Rp            104.000





3
Biaya Tenaga Kerja




Jasa Jahit
29 Unit
Rp                5.000
Rp            145.000

Total Biaya Tenaga Kerja


Rp            145.000






Total Biaya Produksi


Rp         1.676.000




·         Biaya Operasional Bulan Desember 2017

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran

      


Label
29 Unit
Rp                1.000
Rp              29.000

Paket Internet
1 Bulan
Rp            135.000
Rp            135.000

Total Biaya Pemasaran


Rp            164.000





2
Biaya Administrasi dan Umum




Biaya Cetak Laporan
10 Lembar
Rp                    500
Rp                5.000

Total Biaya Administrasi dan Umum


Rp                5.000





3
Biaya Listrik dan Air




Biaya Listrik dan Air
1 Bulan
Rp            100.000
Rp            100.000

Total Biaya Listrik dan Air


Rp            100.000






Total Biaya Operasional


Rp            269.000


·         Harga Pokok Penjualan dan Harga Jual

Tas Batik Jumputan (29 Unit)
Jumlah
Biaya Produksi
Rp                                                                 1.676.000
Biaya Operasional
Rp                                                                    269.000
Total HPP
Rp                                                                 1.945.000
HPP/pcs
Rp                                                                      67.069
Laba 35%/pcs
Rp                                                                       23.474
Harga Jual/pcs
Rp                                                                    100.000





Tabel 5.13
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Laba Rugi
Bulan Desember 2017

Keterangan
Jumlah
Total
Pendapatan

  
Pendapatan Tunai
Rp                        2.900.000

Total Pendapatan

Rp                        2.900.000
Biaya-Biaya


Total Biaya Produksi
Rp                        1.676.000

Total Biaya Operasional
Rp                            269.000

Pengembalian Dana Bergulir
Rp                            250.000

Total Biaya

Rp                        2.195.000
Laba Bersih

Rp                            705.000



Bagi Hasil Padai Batik Jumputan (75%)

Rp                            528.750
Bagi Hasil Gunadarma (25%)

Rp                            176.250


Tabel 5.14
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Perubahan Modal
Bulan Desember 2017
Modal (Awal)

Rp                        2.019.250
Laba/Rugi
Rp                            528.750
           
Modal (Akhir)

Rp                        2.548.000










Tabel 5.15
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Arus Kas
Bulan Desember 2017
Keterangan
Jumlah
Total
Aliran Kas dari Aktivitas Operasi

           
Aliran Kas Masuk


   Penerimaan Penjualan Tunai
Rp                        2.900.000

   Penerimaan Piutang Usaha


Jumlah

Rp                        2.900.000
Aliran Kas Keluar


   Biaya Bahan Baku
Rp                        1.427.000

   Biaya Penolong
Rp                            104.000

   Biaya Tenaga Kerja
Rp                            145.000

   Biaya Pemasaran
Rp                            164.000

   Biaya Administrasi
Rp                                5.000

   Biaya Listrik dan Air
Rp                            100.000

Jumlah

Rp                        1.945.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp                            955.000
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk


   Modal Gunadarma


   Modal Padai Batik Jumputan


Jumlah


Aliran Kas Keluar


   Pengembalian Gunadarma
Rp                            250.000

   Pengembalian Laba ke Pihak Gunadarma
Rp                            176.250

Jumlah

Rp                            426.250
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp                         (426.250)
Kenaikan Kas Bersih Selama Periode September 2017

Rp                            528.750
Saldo Awal Kas 01 November 2017

Rp                        2.019.250
Saldo Akhir Kas 30 November 2017

Rp                        2,548,000



Tabel 5.16
Pelangi Batik Jumputan
Neraca Akhir
Bulan Desember 2017
Aktiva
Passiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar           

Kas
Rp         2.391.000
Hutang Gunadarma
Rp            750.000
Total Aktiva Lancar
Rp         2.391.000
Total Hutang
Rp            750.000




Aktiva Tetap

Modal

Peralatan
Rp            157.000
Modal Anggota
Rp            788.500

Total Aktiva Tetap
Rp            157.000
Laba
Rp         1.009.500



 Total Modal
Rp         1.798.000




Total Aktiva
Rp        2.548.000
 Total Passiva
Rp        2.548.000


Tabel 5.17
Pelangi Batik Jumputan
Biaya Produksi dan Biaya Operasional
Bulan Januari 2018

·         Biaya Produksi Bulan Januari 2018

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Bahan Baku




Kain Mori
30 Meter
Rp              13.500
Rp            405.000

Busa Angin
25 Meter
Rp              12.000
Rp            300.000

Resleting
1 Rol
Rp              85.000
Rp               85.000

Pewarna




Indigosol
21Pcs
Rp              12.000
Rp            252.000

Naptol
20 Pcs
Rp              10.000
Rp            200.000

Minyak Tanah
28 Liter
Rp              15.000
Rp            420.000

Total Biaya Bahan Baku


Rp         1.662.000





2
Biaya Penolong




Pita Perekat
4 Meter
Rp              35.000
Rp            140.000

Benang Wol
8 Meter
Rp                2.000
Rp               16.000

Karet Gelang
1 Plastik
Rp                8.000
Rp                 8.000

Tali Rafia
6 Meter
Rp                2.000
Rp               12.000

Total Biaya Penolong


Rp            176.000





3
Biaya Tenaga Kerja




Jasa Jahit
36 Unit
Rp                5.000
Rp            180.000

Total Biaya Tenaga Kerja


Rp            180.000






Total Biaya Produksi


Rp         2.018.000

·         Biaya Operasional Bulan Januari 2018

No
Keterangan
Jumlah/Unit
Harga Satuan
Total Harga
1
Biaya Pemasaran

      


Label
36  Unit
Rp                1.000
Rp              36.000

Paket Internet
1 Bulan
Rp            135.000
Rp            135.000

Total Biaya Pemasaran


Rp            171.000





2
Biaya Administrasi dan Umum




Biaya Cetak Laporan
10 Lembar
Rp                    500
Rp                5.000

Total Biaya Administrasi dan Umum


Rp                5.000





3
Biaya Listrik dan Air




Biaya Listrik dan Air
1 Bulan
Rp            100.000
Rp            100.000

Total Biaya Listrik dan Air


Rp            100.000






Total Biaya Operasional


Rp            276.000


·         Harga Pokok Penjualan dan Harga Jual

Tas Batik Jumputan (36 Unit)
Jumlah
Biaya Produksi
Rp                                                                 2.018.000
Biaya Operasional
Rp                                                                    276.000
Total HPP
Rp                                                                 2.294.000
HPP/pcs
Rp                                                                       63.722
Laba 38.25%/pcs
Rp                                                                       24.374
Harga Jual/pcs
Rp                                                                    100.000




Tabel 5.18
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Laba Rugi
Bulan Januari 2018

Keterangan
Jumlah
Total
Pendapatan

  
Pendapatan Tunai
Rp                        3.600.000

Total Pendapatan

Rp                        3.600.000
Biaya-Biaya


Total Biaya Produksi
Rp                        2.018.000

Total Biaya Operasional
Rp                            276.000

Pengembalian Dana Bergulir
Rp                            250.000

Total Biaya

Rp                        2.544.000
Laba Bersih

Rp                        1.056.000



Bagi Hasil Padai Batik Jumputan (75%)

Rp                            792.000
Bagi Hasil Gunadarma (25%)

Rp                            264.000



Tabel 5.19
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Perubahan Modal
Bulan Januari 2018

Modal (Awal)

Rp                        2.548.000
Laba/Rugi
Rp                            792.000
            
Modal (Akhir)

Rp                        3.340.000


Tabel 5.20
Pelangi Batik Jumputan
Laporan Arus Kas
Bulan Januari 2018


Keterangan
Jumlah
Total
Aliran Kas dari Aktivitas Operasi

           
Aliran Kas Masuk


   Penerimaan Penjualan Tunai
Rp                        3.600.000

   Penerimaan Piutang Usaha


Jumlah

Rp                        3.600.000
Aliran Kas Keluar


   Biaya Bahan Baku
Rp                        1.662.000

   Biaya Penolong
Rp                            176.000

   Biaya Tenaga Kerja
Rp                            180.000

   Biaya Pemasaran
Rp                            171.000

   Biaya Administrasi
Rp                                5.000

   Biaya Listrik dan Air
Rp                            100.000

Jumlah

Rp                        2.294.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Operasi

Rp                        1.306.000
Aliran Kas dari Aktivitas Pendanaan


Aliran Kas Masuk


   Modal Gunadarma
                    

   Modal Padai Batik Jumputan


Jumlah


Aliran Kas Keluar


   Pengembalian Gunadarma
Rp                            250.000

   Pengembalian Laba ke Pihak Gunadarma
Rp                            264.000

Jumlah

Rp                            514.000
Aliran Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan

Rp                         (514.000)
Kenaikan Kas Bersih Selama Periode September 2017

Rp                            792.000
Saldo Awal Kas 01 Desember 2017

Rp                        2.548.000
Saldo Akhir Kas 31 Desember 2017

Rp                        3.340.000



Tabel 5.21
Pelangi Batik Jumputan
Neraca Akhir
Bulan Januari 2018

Aktiva
Passiva
Aktiva Lancar

Hutang Lancar           

Kas
Rp         3.183.000
Hutang Gunadarma
Rp            500.000
Total Aktiva Lancar
Rp         3.183.000
Total Hutang
Rp            500.000




Aktiva Tetap

Modal

Peralatan
Rp            157.000
Modal Anggota
Rp         1.038.500
Total Aktiva Tetap
Rp            157.000
Laba
Rp         1.801.500


 Total Modal
Rp         2.840.000




Total Aktiva
Rp        3.340.000
 Total Passiva
Rp        3.340.000